PONOROGO (Warta Mothik) - Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan sosialisasi pertolongan pertama kepada guru sekolah dasar di Desa Madusari sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi kondisi darurat.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026 di SDN 2 Madusari, lalu dilanjutkan tahap kedua pada Senin, 26 Januari 2026 di SDN 1 Madusari.
Sosialisasi ini menyasar guru sekolah dasar sebagai pihak yang memiliki peran penting dalam penanganan awal kejadian darurat di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Kesehatan Masyarakat UNAIR memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah dasar pertolongan pertama yang aman dan tepat sebelum korban mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui pemaparan materi dan diskusi interaktif, sehingga para guru dapat memahami sekaligus bertanya langsung terkait situasi darurat yang sering terjadi di sekolah.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan kondisi kegawatdaruratan ringan hingga sedang, serta pentingnya ketenangan dan ketepatan tindakan dalam memberikan pertolongan pertama kepada siswa.
Sosialisasi ini juga berkolaborasi dengan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Madusari, yang turut mendukung penyampaian materi dari sudut pandang tenaga kesehatan.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa informasi yang diberikan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan serta dapat diterapkan secara praktis di lingkungan sekolah.
Menurut mahasiswa pelaksana kegiatan, sosialisasi ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas guru sebagai garda terdepan keselamatan siswa di sekolah.
Dengan bekal pengetahuan pertolongan pertama, guru diharapkan mampu mengambil tindakan awal secara tepat saat terjadi kecelakaan atau kondisi darurat sebelum mendapatkan bantuan medis.
Melalui kegiatan sosialisasi pertolongan pertama ini, diharapkan guru SDN 1 Madusari dan SDN 2 Madusari memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan responsif terhadap situasi darurat, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, mahasiswa, dan fasilitas kesehatan di Desa Madusari.
Penulis : Syarifah Aminah Alatas
RED
Social Plugin